‘Bajak-Membajak’ SDM Bank Syariah tak Bisa Dihindari

Perpindahan SDM di bank syariah dinilai masih belum bisa dihindari saat ini karena pesatnya perkembangan industri itu. Perbankan syariah masih membutuhan SDM yang sangat besar.

Sekretaris Umum Asosiasi Bank Syariah Seluruh Indonesia (Asbisindo), Bambang Sutrisno, mengatakan perpindahan SDM di bank syariah akan sulit dihindari karena bisnis bank syariah berkembang pesat. Untuk mengatasi perpindahan SDM pun tak efektif dengan adanya kode etik, tapi perlu melakukan tindakan langsung.

”Untuk mencapai keseimbangan suplai dan demand SDM di perbankan syariah butuh usaha luar biasa dan tidak dapat hanya sekadar ada kode etik karena perlu tindakan realistis. Dalam kondisi industri yang sedang bertumbuh, saya pikir mungkin sampai lima tahun ke depan perpindahan SDM masih terjadi,” jelas Bambang kepada Republika, Selasa (29/6).

Perpindahan SDM pun akan terus terjadi karena untuk membina SDM membutuhkan waktu. Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi isu tersebut, Bambang mengusulkan dibentuknya suatu pooling dana bersama perbankan syariah untuk pelatihan SDM. Di sisi lain juga perlu dukungan BI untuk pengembangan SDM di Tanah Air, misalnya memperbesar pengalokasian dana bank syariah untuk pengembangan SDM yang nilainya diperkirakan antara Rp 20-30 miliar per tahun.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...