Aset Perbankan Syariah Selama Februari 2011

Aset perbankan syariah selama Februari 2011Dari data Bank Indonesia (BI), selama Februari 2011, aset perbankan syariah mengalami peningkatan 0,2 persen dari posisi Januari 2011 lalu sebesar Rp 95,743 triliun menjadi Rp 95,987 triliun pada bulan februari 2011.

Peningkatan tersebut antara lain terlihat pada penyaluran dana dari sebelumnya Rp 92,965 triliun menjadi Rp 93,286 triliun. Pembiayaan misalnya meningkat menjadi Rp 71,449 triliun dari sebelumnya Rp 69,724 triliun dengan dominasi pembiayaan rupiah hingga Rp 68,134 triliun.

Peningkatan juga terjadi pada penyaluran dana antar bank dari sebelumnya Rp 3,580 triliun menjadi Rp 3,617 triliun. Penempatan di surat berharga (tidak termasuk obligasi rekap) juga dibukukan naik dari Rp 5,801 triliun menjadi Rp 6,364 triliun.

Dari sisi sumber dana, BI mencatat terjadi kenaikan dari Rp 82,143 triliun menjadi Rp 82,023 triliun. Sumber dana antar bank naik menjadi Rp 4,515 triliun dari sebelumnya Rp 3,963 triliun.

Meskipun demikian, terjadi penurunan pada pengumpulan dana pihak ketiga (DPK). Terlihat sedikit penurunan dari Rp 75.814 triliun menjadi Rp 75.085 triliun.

DPK dalam rupiah misalnya turun dari Rp 72,752 triliun menjadi Rp 71,718 triliun. Meskipun tabungan meningkat dari Rp 22,179 triliun menjadi Rp 22,334 triliun dan deposito naik dari Rp 42,567 triliun menjadi Rp 42,636 triliun, giro turun dari Rp 8,006 triliun menjadi Rp 6,748 triliun.

Kenaikan justru terjadi pada DPK valas. BI mencatat dari Januari hingga Februari DPK valas tumbuh dari Rp 3,063 triliun menjadi Rp 3,367 triliun.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...