Alif Masuk ke Sektor Ritel

Al Ijarah Finance
JAKARTA–Al Ijarah Finance (Alif) memantapkan diri masuk ke sektor ritel. Direktur Utama Alif, Herbudhi S Tomo, mengatakan 2010 menjadi tahun penting bagi Alif karena mulai membuka divisi ritel dengan merambah ke pembiayaan otomotif. Untuk masuk ke sektor ritel ini Alif bersinergi dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI) untuk pembiayaan AutoMuamalat.

”Secara total Alif bekerja sama joint financing sebesar Rp 380 miliar dengan BMI tahun ini, dimana Rp 250 miliar adalah pembiayaan otomotif dan sisanya pembiayaan korporasi. Pembiayaan otomotif Rp 250 miliar akan selesai disalurkan sampai akhir tahun ini,” kata Herbudhi dalam penandatanganan kerja sama joint financing AutoMuamalat BMI-Alif di Arthaloka Building, Jakarta, Senin (30/8).

Dalam pemasaran pembiayaan AutoMuamalat, lanjutnya, Alif pun akan membuka 12 kantor cabang di tahun ini yang lokasinya akan menempel dengan kantor cabang BMI yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang, Cirebon, Solo, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banjarmasin, Samarinda, dan Mataram. Herbudhi menjelaskan hal tersebut dilakukan agar Alif dapat menyalurkan pembiayaan dengan lebih cepat.

”Insya Allah tahun depan Alif akan memperluas kantor ke seluruh jaringan BMI sehingga kami bisa meningkatkan penyaluran pembiayaan,” cetus Herbudhi.

Sampai akhir tahun ini Alif membidik pembiayaan Rp 165 miliar. Per Juli 2010 pembiayaan Alif mencapai Rp 140 miliar. Herbudhi menambahkan selain membuka kantor cabang, pihaknya pun meningkatkan layanan dengan menyediakan teknologi tersendiri untuk pembiayaan otomotif ini. ”Untuk teknologi kami menunjuk salah satu perusahaan yang telah berpengalaman dengan akad sewa-beli. Saat ini kita masih sewa IT jadi di tahun pertama ini kita tidak banyak membeli, tapi fokus ke penyaluran pembiayaan,” papar Herbudhi.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...