Alif Jajaki joint financing dengan Lima Bank Syariah

bank syariahAl Ijarah Finance (Alif) berharap mendapat dana tambahan dari Bank Muamalat Indonesia (BMI) untuk mendukung pembiayaan ritel Alif pada 2011. Alif sebelumnya memperoleh dana Rp 250 miliar untuk AutoMuamalat.

Alif juga menjajaki joint financing dengan empat lima bank syariah lainnya dan diharapkan akan bisa signing di kuartal pertama 2011. “Ada 4-5 bank sedang berjalan untuk signing karena mereka minat untuk kerjasama. Kita berharap Januari atau Februari sudah bisa signing,” ujar Direktur Alif, Efrinal Sinaga.

Dalam perhitungan kasar, Efrinal memperkirakan dana joint financing dari bank syariah yang dalam penjajakan itu berjumlah antara Rp 250 miliar sampai Rp 300 miliar. Selain dana dari perbankan syariah, Alif berencana menerbitkan sukuk untuk menghimpun dana paling cepat pada 2011. Efrinal menuturkan penerbitan sukuk tersebut nantinya akan tergantung dari peringkat Alif apakah masuk investment grade atau tidak.

“Untuk mendukung penerbitan sukuk juga harus ada underlying aset. Nah nanti portofolio ritel Alif yang akan menjadi underlying, maka tahun depan kita terus kembangkan ritel dan gandeng dealer sehingga kita punya piutang syariah yang jadi underlying aset,” cetus Efrinal.

Jika penerbitan sukuk memungkinkan pada 2011, tambah Efrinal, setidaknya 20 persen dari target pembiayaan sebesar Rp 1,5 triliun akan dibiayai dari sukuk. Namun, tegasnya, jumlah tersebut dapat berubah sesuai dengan minat investor dan peringkat Alif. Alif adalah perusahaan pembiayaan syariah dengan modal dasar Rp 105 miliar yang porsinya secara rata dimiliki oleh BMI, Bank Boubyan Kuwait dan Alpha Lease and Finance Holding B.S.C.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...