Alif Genjot Pembiayaan Ritel

Alif
JAKARTA–Al Ijarah Finance (Alif) menggenjot pembiayaan ritelnya dan secara perlahan mengurangi pembiayaan ke korporasi. Direktur Utama Alif, Herbudhi S Tomo, mengatakan, secara bertahap pihaknya akan menyeimbangkan porsi ritel dan korporasi.

”Saat ini 95 persen dari pembiayaan Alif masih korporasi. Pada 2011 porsi korporasi akan diturunkan menjadi seimbang dengan ritel 50:50. Malah kalau bisa nanti ritel 70 persen dan korporasi 30 persen,” kata Herbudhi, Selasa (14/9).

Per Juli 2010 jumlah pembiayaan Alif mencapai Rp 140 miliar dari target akhir tahun Rp 165 miliar. Pembiayaan Alif disalurkan ke sektor minyak dan gas, transportasi, percetakan, kesehatan, dan pertambangan.

Direktur Alif, Efrinal Sinaga, mengatakan, pada tahun depan pihaknya pun akan mendiversifikasi produk pembiayaan. ”Pada 2011 untuk pembiayaan ritel kami juga akan masuk ke pembiayaan elektronik, selain otomotif,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Herbudhi, seiring dengan perubahan peta bisnis Alif yang saat ini juga merambah ke ritel, pihaknya juga mengundurkan rencana penerbitan sukuk pada tahun depan. Namun, jelasnya, persiapan penerbitan sukuk telah dimulai dengan melihat langkah restrukturisasi yang dilakukan sudah cukup baik. “Insya Allah sukuk dapat diterbitkan pada 2011 tetap dengan rencana jumlah Rp 200 miliar,” ujar Herbudhi.

Sementara rencana Alif membentuk anak perusahaan bersama dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI) dan National Bond Corporation masih dalam penggodokan di BMI.

Sumber : Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Loading Facebook Comments ...